Wednesday, July 20, 2011

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening di Belakang Telinga


Seringkali muncul benjolan di belakang telinga, tarutama telinga kiri, kadang membesar dan mengecil sendiri. Saya bertanya-tanya sebenarnya benjolan apakah ini dan apa penyebabnya?

Ibu saya bilang kalo itu pertanda bahwa saya sedang tidak enak badan dan akan terkena flu. Apakah itu benar?

Setelah saya cari tau, benjolan itu bisa disebabkan karena pembengkakan kelenjar limfe/ limfoid/ limfadenitas atau sering disebut juga sebagai Kelenjar Getah Bening (KGB). Kelenjar getah bening terdapat di beberapa tempat di tubuh kita. Pembesaran kelenjar getah bening 55% berada di daerah kepala dan leher. Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh kita. Tubuh kita memiliki kurang lebih sekitar 600 KGB, namun hanya di daerah submandibular (bagian bawah rahang bawah; sub: bawah; mandibula: rahang bawah), ketiak atau lipat paha yang teraba normal pada orang sehat. Terbungkus kapsul fibrosa yang berisi kumpulan sel-sel pembentuk pertahanan tubuh dan merupakan tempat penyaringan antigen (protein asing) dari pembuluh-pembuluh getah bening yang melewatinya. Pembuluh-pembuluh limfe akan mengalir ke KGB sehingga dari lokasi KGB akan diketahui aliran pembuluh limfe yang melewatinya.

Karena dilewati oleh aliran pembuluh getah bening yang dapat membawa antigen (mikroba, zat asing) dan memiliki sel pertahanan tubuh maka apabila ada antigen yang menginfeksi maka KGB dapat menghasilkan sel-sel pertahanan tubuh yang lebih banyak untuk mengatasi antigen tersebut sehingga KGB membesar. Pembesaran KGB dapat berasal dari penambahan sel-sel pertahanan tubuh yang berasal dari KBG itu sendiri seperti limfosit, sel plasma, monosit dan histiosit, atau karena datangnya sel-sel peradangan (neutrofil) untuk mengatasi infeksi di KGB (limfadenitis), infiltrasi (masuknya) sel-sel ganas atau timbunan dari penyakit metabolit makrofag (gaucher disease).

Dengan mengetahui lokasi pembesaran KGB maka kita dapat mengerahkan kepada lokasi kemungkinan terjadinya infeksi atau penyebab pembesaran KGB. Penyebab yang paling sering adalah hasil dari proses infeksi dan infeksi yang biasanya terjadi adalah infeksi oleh virus pada saluran pernapasan bagian atas (rinovirus, virus parainfluenza, influenza, respiratory syncytial virus (RSV), coronavirus, adenovirus atau reovirus). Virus lainnya virus ebstein barr, cytomegalovirus, rubela, rubeola, virus varicella-zooster, herpes simpleks virus, coxsackievirus, human immunodeficiency virus. Bakteri pada peradangan KGB (limfadenitis) dapat disebabkan Streptokokus beta hemolitikus Grup A atau stafilokokus aureus. Bakteri anaerob bila berhubungan dengan caries dentis (gigi berlubang) dan penyakit gusi. Difteri, Hemofilus influenza tipe B jarang menyebabkan hal ini. Bartonella henselae, mikrobakterium atipik dan tuberkulosis dan toksoplasma.

Keganasan seperti leukimia, neuroblastoma, rhabdomyosarkoma dan limfoma juga dapat menyebabkan limfadenopati ( pembesaran KGB). Penyakit lainnya yang salah satu gejalanya adalah limfadenopati adalah kawasaki, penyakit kolagen, lupus. Obat-obatan juga menyebabkan limfadenopati umum. Limfadenopati daerah leher perah dilaporkan setelah imunisasi (DPT,polio atau tifoid).

Masing-masing penyebab tidak dapat ditentukan hanya dari pembesaran KGB saja, melainkan dari gejala-gejala lainnya yang menyertai pembesaran KGB. Pembesaran KGB leher didasarkan kepada penyebabnya. Banyak kasus dari pembesaran KGB leher sembuh dengan sendirinya dan tidak membutuhkan pengobatan tertentu seperti yang sering saya alami. Namun apabila terjadi kegagalan untuk mengecil dengan sendirinya setelah 4-6 minggu dapat menjadi indikasi untuk dilaksanakan pemeriksaan KGB, untuk mengetahui jenis pembengkakan KGB tersebut.

Untuk pembengkakan KGB ringan bisa diatasi dengan banyak minum air putih, olahraga, menjaga pola makan, dan pola hidup sehat, hindari makan makanan yang banyak mengandung pengawet/ fastfood.

6 comments:

  1. Wah bermanfaat sekali blog ini. Aku kebetulan lumayan sering ada benjolan di belakang telinga, terutama di sebelah kiri. Klu di bawa ke dokter gmn? Apa di kasih resep obat gt sama dokternya? Kata ibuku mungkin krn bantal yg terlalu besar, maksudnya isinya terlalu banyak jd di leher ga enak gt..hehe

    ReplyDelete
  2. Obat yg akan diberikan tentunya tergantung penyebab terjadinya pembengkakan KGB, jika penyebabnya adalah inveksi ringan, biasanya dokter hanya memberikan resep antibiotik saja... ^

    ReplyDelete
  3. Saya kebetulan sedang mengalami sakit di belakang telinga kiri dan bag kepala bawah.. jd kaya ada benjolan. Apakah ini efek karena saya baru saja abis di opname diagnosa radang paru2 ya? Apakah saya perlu periksa ke dokter?
    Mohon sarannya..

    Terima kasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. sbelumnya maaf y k bru sya liat komen ini, jika sampai sekarang benjolan itu masih ad, mengingat banyaknya penyebab terjadinya pmbesaran KGB, sebaiknya periksa k dokter, sehingga kita tdk asal tebak dn mengira2....

      skedar cerita, seorang teman sya jg smpat didiagnosa trkena rdang paru2, dn mnurut dokter trjadinya pmbengkakan dibagian lehernya mengindikasikan adanya sakit di bagian paru2, saya tidak begitu paham apakah ini bisa jg dikaitkan dengan pembengkakan KGB.

      terimakasih sudah berkunjung :)

      Delete
  4. Halo kalo aku, ada bnjolqn jg, kdg membesar, kadang mengecil.. Kalo lg besar, bnjolannya klo dipegang kenceng kyk mau meletus, tp klo lg kecil, itu benjolan kalo dipegang kyk kenyel" gt.. Tp itu di, depan telinga, dan msh kecil.. Itu apa? Bisul? Atau penyakit ini ? Oiya benjolanku di tlinga kiri juga loh! Hehe
    Maaf, saya anonymous, tp saya akan sering2 liat web ini supaya bisa tau kalo kalo anda sudah jawab :)

    Trims ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. umumnya, kelenjar getah bening akan hilang dan muncul, tapi ketika hilang tidak nampak dan tidak terasa seperti benjolan, letaknyapun di daerah submandibular seperti bagian bawah rahang (belakang telinga), ketiak, lipat paha, panggul. Hmm... klo di depan telinga mungkin kah itu kelenjar getah bening juga? saran saya cek ke dokter aja yah, ^ biar lebih pasti, dan bisa diobati langsung...

      Delete